Showing posts with label curhatahhh. Show all posts
Showing posts with label curhatahhh. Show all posts

Wednesday, August 26, 2009

Pagi yang menyesakkan...

Sudah masuk hari ke-6 di bulan Ramadhan dan alhamdulillah banyak pelajaran yang aku ambil untuk menguji kesabaranku

Malam Senin kemarin haura demam mpe 39.5 C, semalaman kami berdua begadang untuk menjaga haura . Pada saat panasnya tinggi aku buka seluruh pakaiannya lalu membasuhnya dengan air hangat seperi saran dokter agar suhu badannya turun dan paginya alhamdulillah sudah 38 C. Karena semalaman bagadang dan haura mogok makan aku putuskan untuk tidak berpuasa dulu krn dengan tidak mau makannya haura otomastis dia kan sering mimi dan kondisi badanku tidak memungkinkan untuk itu mengingat riwayat kadar gula darahku yang sering tiba2 ngedrop  huwaaaaaaaa habis sahur aku tidur lagi dan pagi itu aku kesiangan bangun krn hubby gak tega membangunkanku akhirnya pergi ke kantor tanpa disiapkan baju& tetekbengek lainnya *maafkan aku ya pap*

Jam dinding menunjukkan waktu 07.30 WITA akhirnya ku putuskan untuk menyeka badan haura dan menggantikan baju/tidak mandi. akhirnya krn aku bangun kesiangan jadi sibuk sendiri deh.. nyiapin makan haura *walopun akhirnya gak dimakan juga*, cuci baju, nyapu& ngepel lantai... sepp 08.30 semua beressssssss.. dan seperti biasa datanglah tukang sayur.

Masih dengan badan yang lelah aku keluar ke depan rumah untuk belanja di tukang sayur yang lewat itu, haura aku suruh duduk di teras rumah *asalkan lihat ku dia cuma duduk saja sambil pegang mainannya*

Mrs. X : "Loh hauranya ko ditinggal di teras?"

Aku : "Iya bu, biarin aja takut nularin ma anak2 yang lain, semalem baru demam." dan tiba2 dong si tukang sayur itu ngomong

Tkg sayur : "Knapa lagi Haura ? Kayanya sakit terus yang kejepit lah yang kena air panas lah" sambil tertawa dan diikuti tertawaan Mrs. X yang puas.

Mrs X : "iya nih, nanti2 apa lagi yaaa."

Astaghfirullah ...DEG *tiba2 dadaku sesak seperti tertimpa batu besar* dan aku hanya bisa terdiam, ntuk mengendalikan emosi aku kembali ke rumah dengan alasan ambil uang. Aku minum banyak2 air putih untuk menenngkan diri krn pada saat itu aku tidak puasa. Semenjak aku datang haura sudah lebih dari 3x jadi bulan2an tkg sayur & Mrs.X dan entah kenapa yang biasanya aku bisa cuek, nelan ludah bahkan pura2 gak denger saat itu ko rasanya aku dah cape diperlakukan seperti itu  atau aku yang sedang lelah krn begadang dan sensitif saja yaa??

Pada saat kembali untuk membayar tiba2 entah ada dorongan darimana tba2 aku bicara seperti ini

"Paklek(sebutan untuk tukang sayur), maaf saya gak suka paklek bicara kaya gitu tentang haura, sudah sering juga paklek dan Mrs.X menjadikan kejadian yang menimpa kami sebagai bahan becandaan atau bahan gosip saat waktu berbelanja dan jujur saya gak suka kadang saya sedih mendengarnya. Haura kejepit, haura kena air panas itu kecelakaan, saya bukan orang gila yang dengan sengaja mencelakai anak sendiri. Saya tau saya salah tapi apa harus jadi bahan ejekan semua kejadian yang menimpa saya , itu semua musibah. Saya mohon jangan jadikan kejadian yang menimpa haura, bekas luka haura sebagai bahan becandaan, tapi kalaupun masih mau dijadikan juga silahkan itu hak paklek tapi saya mohon sekali lagi jangan di depan saya."

Tiba2 tukang sayur itu hanya terdiam, mungkin tidak menyangka aku akan berbicara seperti itu krn selama ini aku hanya diam, sayang Mrs.X tidak ada sehingga dia tidak tahu apa yang aku katakan waktu itu kalau harus mengulang lagi kayanya gak bisa :)hehe AKu saja bingung entah kekuatan darimana aku bisa bicara seperti ituc.

Ada juga Salah satu kejadian yang membuat aku kesal saat pertma kalinya aku belanja sayur setibanya di Berau setelah pemulihan kondisi haura

Tkg sayur : "Mana tangan haura yang kena air panas"

Dalam hati aku berpikir nih tukang sayur tau darimana dan pasti dong Mrs.X krn pada saat haura kejadian tidak ada 1 orang pun yang mengetahuinya krn kami langsung terbang ke jkt. Salah satu sahabat terdekatku disana pun tidak aku beritahu tapi tiba2 sahabatku ini selang 4 hari menelpon ku "Jul, haura kena air panas ya ? ko gak cerita? " lah ku kaget ko bisa tau pas ku tanya kata sapa "Mrs.X!" lagi-lagi dia... ckckck,,,,,, "Iya jul, dia tadi ngomong depan ibu2 trus dia tanya ama aku, aku bilang gak tau dan emang gak tau kan lo gak cerita. Nah trus lo jadi bahan omongan deh disini makanya kaget banget pas pergi lo gak cerita apa2"

Mrs X : "Iya mana tangan haura yang kena air panas mana juga yang bekas kejepit kemaren"

Mrs. Z : "Emang haura kena air panas ? kapan ?"

Mrs. X "Masa gak tau sih bu, makanya dong sering keluar rumah jadi aj agak tahu info2" *sambil tertawa*

Aku hanya terdiam sambil ngomong "Tangan kanan yang kena air panas"

Tkg sayur : "Waktu itu yang kejepit tangan kiri yaa? cuma 2 jari kan atau mau dikumplitin 5-5nya ?" *sambil tertawa*

Aku : "Iya tangan kiri" *sambil pura2 memilih sayur padahal pikiranku dah ngeblank

Mrs. X : " Ya ampun, tangan kiri udah tangan kanan udah ,,, nnati2 kaki kiri dan kaki kanan nih kayanya atau mo apa lagi  bu biar sekalian??"

Astaghfirullah menurutku benar2 perkataan yang tidak panatas kalopun mau disebut sebagai 'bacanda' untuk seorang yang 'taat' seperti dia.

Mrs Z : "Sabar ya mama haura, semua itu musibah mana ada orang tua yang mau menyakiti anaknya.Semoga gak terulang lagi ya, cuku p yang kemarin2 saja, harusnya kita mendoakan supaya haura cepat sehat dan pulih ya bu"

Perkataan Mrs.Z cukup menyejukkan hatiku dan kejadian itu berulang bahwa mereka menjadikan aku bahan obrolan di hadapan mukaku sendiri.

Moms, semua yang mereka lakukan itu wajar yaaa ?? Karena akunya yang terlalu sensitif jadinya yang aku rasakan seperti ini ?? Yang aku rasakan ini terlalu berlebihan yaaa ?

Aku mencoba berpikir positif kalau semua ini hanya sebagian kecil dari ujian Allah untuk menguji kesabaranku, atau bisa juga menjadikannya pahala membuat 'mereka' tertawa senang dengan manjadikan musibah yang kami lalui sebagai becandaan.

Apa rasanya ibu-ibu lain yang mempunyai 'anak yang istimewa' yaaa... sepertinya aku harus banyak belajar dari mereka sehingga membuat aku bisa menjadi lebih kuat lagi... Salute 4 u moms :)

Ya Allah... Maafkanlah hambamu ini yang hanya bisa mengeluh ....Berikanlah kesabaran pada hambamu ini , aku hanyalah seseorang yang sedang berusaha untuk menjadi ibu, istri, anak dan umat yang baik di hadapanmu :)

Noted : untuk pembaca setia MPku *GR banget, emang ada ya ?* :)hehe Mrs.X itu =ibu 'yang tidak bisa disebutkan namanya' alias Miss JIplak kalo kata mama azri mah hihi, sebenernya 1 orang itu aja tuh yang bikin rusuh dunia persilatan eh maksudnya per'ibu2'an

Saturday, August 8, 2009

Usillllllll banget

Gara2 baca tulisan bundanya azri  jadi terinspirasi deh buat ikutan curhat juga  Sebenernya dah lama aku ngerasain hal ini *cieeehhh dah mulai serius* beneran loh mpe puncaknya 2 bulan yang lalu.  Awalnya aku gak ngeh kalau si 'orang yang tidak bisa disebutkan namanya" ini USILLLLLLLL banget & menyebalkan  Pertama sih aku tahan dan mencoba buat ngerti bahwa sifat orang2 itu kan beda2 toh gak semua orang juga suka ma kita juga , ya gak? Tapi ko lama2 keterlaluan eh atau akunya yang terlalu berlebihan yaaa ???? Setiap aku punya barang pasti dikomentarin dan yang pasti gak kelewat pasti dia tau semuaaaaaaaaaaaaaaaa barang2 yang baru aku punya, krn mencoba untuk berfikir positif "oh mungkin dia perhatian ma aku" tapi ko kayanya mpe sedetil2nya yaaa.  *cape deh*

Misal :

Kami punya AC "eh ACnya harganya berapa? duh kalo saya sih gak mau membiasakan diri dengan AC pokonya ingin back2nature itukan gak baik buat kesehatan dan blablabla" (aku cuma diem aja dengerin omongannya) dan tau apa ?? 2 bulan kemudin dia beli AC

Haura dibeliin ayunan ma eyangnya (jarang aku pake juga sih cuma untuk menghormati dah dibeliin jadi dulu kadang2 suka dipake) "Haura ko pk ayunan gini? klo sumiku anti banget sam ayang kaya gini krn berbahaya dan gak bagus buat perkembangan otak anak" dan lagi2 1 bulan berselang anaknya tidur memkai ayunan sampai SEKARANG..

"Mama haura kemaren baru beli kasur yaa?? *duh tauuuuuuuuuuuuuuu aja nih orang ya* disimpen dimana, ih kasur itu gak bagus posisinya depan pintu nih kalau mau kaya posisi kasur saya atau kaya di rumah si Bu X atau Bu Y" ehhh ternyata setelah pulang dari rumahku dia langsung beres2 ngikutin posisi barang2 dikamarku (pembantunya yang cerita) "bu, cape nih di rumah lagi beres2 katanya ibu 'yang tidak bisa disebutkan namanya' pengen posisi kasur n lemarinya kaya mamahaura" *idiiiiiihhhhhhhh makan tuh omongan*

Terlepas dari semua alasan dia yang ada benernya tentang semua hal yang dia omongin, mengkritik barang atau kelauanku ya jangan nelen ludah sendiri dong.

Itu baru sedikit dari semuaaaaaaaaaaa kelakuan dia yang usil banget   Yang paling aku BT pernah cerita ke orang kalau ada salah satu omongan itu aku yang ngomong padahal waktu ngobrol ma aku dia sendiri yang ngomong gitu. Misal "iya tuh kata mama haura blablabla" padahal aku gak pernah denger kaya gitu malah aku denger sendiri dia yang ngomong.

Pernah juga loh aku hampir salah paham sama mamanya teman haura gara2 hal itu juga "mama haura, kata mama X .....blablabla" krn aku tau sifatnya dia yang seperti itu aku mencoba mengcounter balik ke mama X dan ternyata hasilnya mama X sama sekali gak pernah bicara seperti itu malah katanya si 'orang yang tidak bisa disebutkan namanya" ini. Sampai dia sumpah2an segala "SUmpah demi4JJ mamahaura saya gak pernah ngomong kaya gitu" dan alhamdulillah akhirnya kesalahpahaman diantara kami terselesaikan *dasar yaaaa.. usillllllllllllllllllllllll*

Semuaaaaaaaaaaa barang di rumahku pasti ditanya "Harganya berapa nih?" *sigh* dan Semua kejadian yang aku alami n dia tau jangan harap dalam hitungan hari nyebar kemana-mana, tapi dalam hitungan jam ! Hebat kann???

oya dan dia itu paling tau semua kejadian, gosip, info, berita. Lebih uptodate dari insert, lebih cepet dari lintas berita n lebih tajam dari silet hehe

Kenapa ya ada yang kaya begitu? gak ada kerjaan lain gitu yaaa aku aja dengan adanya haura dah cukup menyita waktuku. Atau dah bawaan orok kali yaaa atau malah bakat terpendam ? Harusnya disalurkan tuh supaya lebih bermanfaat misal menjadi jurnalis  daripada nambah2 dosa. Eh dengan cerita kaya gini aku juga nambah dosa yaa??? duh ini gak bisa dihitung cuhat ya ?? *wink wink wink* hihihi

Akhirnya atas saran suamiku untuk tidak terlalu banyak berinteraksi ma si  'orang yang tidak bisa disebutkan namanya" ini, biarin deh dikatain autis ma si  'orang yang tidak bisa disebutkan namanya" ini  "STOP USING AUTIS IN YOUR DAILY JOKES"..  toh masih banyak orang2 , mama2, tante2, om2, bapak2, yang lebih bisa berpengaruh positif dalam kehidupanku disini.

Dan bergaul ma ebo2 MP juga asiiikkkkkk ko 

 

 

Thursday, August 6, 2009

TAMPAK BODOH deh :)kikikikkk

Duh kangen juga nih nulis2 di MPnya haura tercintah gara2 sibuk jualan  , ternyata jualan online itu ribet juga yaaa  tadinya yang kepikiran tuh hmm pasti enak banget tinggal nongkrong depan lippie atau sms-an di HP tapi ternyataaaaaaaaa...... hehe

Tapi emang seru juga jadi ada tujuan yang jelas berlama2 di depan lippie :) hmm sebenernya bukan itu sih yang mau aq ceritain...

Dari dulu aku emang seneng banget ikut atau sekedar nge-vote lomba foto dan sering berkhayal pengen banget ngadain lomba foto tapiiii juga bingung 'dalam rangka apa' secara jualan juga kagak (krn yang aku perhatiin yang buat lomba foto pasti jualan) akhirnya setelah punya 'jualan' sendiri cita2ku itu kesampean juga ....yippieeeee *maaf lebay* hehe

Nah setelah memantapkan diri untuk buat lomba foto ternyata juga gak gampang loh mesti tebar2 info dimana2 kalau gak 'sapa yang mau iktan' ya gak ??? Akhirnya dengan bermodal ikut group MP sana-sini aku sebarin tuh informasi ttg lomba foto

Selama 3 hari ini lancar2 aja sih nah ntah aku dapet ide darimana tiba2 aku buatlah pengumuman di salah milis *A--* tapi setelah ditunggu slama 2 hari ko gak ada responnya nah baru tadi siang deh aku cek tuh milis (karena milisnya aktif banget kadang sehari bisa puluhan email, inboxku aja dah 12000). Aku jadi iseng deh baca2 email dan ada sekitar 3 orang yang di berikan peringatan oleh moderator krn telah beriklan di milis tersebut dalam hati aku langsung deg-degan jangan2 aku juga kena dan setelah 4 kali klik tiba2 jreng jreng ............  yups aku kena WARNING  damn !!! maluuuuu apalagi tuh email memampangkan nama lengkapku seJELASJELASnya ... hehehe langsung kebayang deh kalau anggota milis itu ada yang kenal namaku pasti mreka pada ketawa ngikik *jangan2 di MP ini juga ada yang tau juga* tapi ya sudahlah... toh aku jg yang salah krn gak baca peraturan tuh milis.

Pas sorenya hubby pulang aku cerita ehhh dia malah ketawa ngakak

"Makanya kalau apa2 tuh nanya dulu jangan maen nge-post aja, jadi perturannya tuh gini mom ...........*bla..bla..bla..* "

Karena selama ini yang  aktif ikut milis itu hubby dengan email di kantornya, nah gara2 hubby pusing dengan keAKTIFan tuh milis jadinya malah ganggu kerjaannya trus diputuskanlah 2 bulan terakhir ini emailku yang ikut milis itu...hihihi

DUh jadi tampak bodoh deh ....  tapi biarin ahhhh kalo gak gitu kan jadinya aku tetep gak tau *berusaha memPDkan diri * padahal sumpah deh mom... MALUUUUUUUUUUUUUUUUUU tapi pengen ketawa juga dengan kebodohanku  kikikikkkkk

 

 

Sunday, July 19, 2009

my day

Tanggal 18 Juli kemarin genap umurku 27 tahun *gak berasa dah tua juga yaaaa*, seperti tahun2 sebelumnya gak ada yang terlalu istimewa .

Pada saat tanggal 17 Juli malam aku & hubby memang bangun sampai malam gara2 nonton the master & take me out sampai tibalah jarum jam menunjukkan pukul 12 tepat. Hubby ngucapin happy b'day n cium aku  *jadi malu* hehe.

H :  "Mom, coba lihat haura dulu takut kebangun."

A : "Lah suaranya aja gak kedengeran."

H : "Ihh coba liat dulu." *sambil memaksa*

Aku yang sudah membaca gelagatnya langsung deh aku bilang "Udah deh pap keluarin aja cakenya"  

H : "Yaaa ketauan deh, pura2 gak tau aja kenapa sih. Dari tadi ditungguin gak tidur2 jadi aja gak surprise lagi"

Kami berdua cuma ketawa2 dan akhirnya sampailah pada acara tiup lilin *duh ko berasa resmi banget yaks*.

Di umurku yang 27 tahun ini aku tidak merasa umurku bertambah tapi aku sngat menyadari bahwa umurku berkurang 1 tahun. Aku ingin menjadi manusia yang lebih baik ke depannya, menjadi manusia yang disayang 4JJ SWT, menjadi seorang istri dan ibu yang baik, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, menjadi kakak yang baik untuk ke-2 adikku dan semoga 4JJ SWT memberikan kesehatan, rezeki, umur yang panjang, dan disisa umurku itu menjadi BERKAH.... amiennn

Wednesday, July 15, 2009

Luka Bakar Haura

Akhirnya aku sudah bisa cerita nih tentang penyebab kenapa haura masuk rumah sakit kemarin. Malu.... ya kenapa aku baru mau cerita sekarang ? ya aku malu bahwa pada saat itu aku merasa gagal menjadi seorang ibu, gagal melindungi haura, gagal mengawasi haura, gagal menjaga haura. Kenapa begitu? karena baru saja selang 2 bulan sebelumnya jari2 haura kejepit pintu

Begini ceritanya......

Malem itu 23 April 2009 pukul 22.00 WITA suhu badan haura sudah turun tapi pileknya masih sehingga haura tidak bisa tidur. AKhirnya karena haura rewel terus aku ajak keluar kamar, di luar kamar papa bawa air panas dan dengan gerakan yang sangat cepat tangan haura masuk ke dalam air panas itu  memang tidak lama hanya hitungan detik saja tapi haura menangis kerass sekali. Tangnnya pun berubah warna menjadi merah. Saat itu yang aku pikirkan hanya menyiram dengan air dingin *bbrp waktu sebelumnya aku baru mengikuti P3K di rumah*, maksudnya untuk mengembalikan suhu tangan yang terkena air panas tersebut. Dan kami pun langsung pergi ke UGD RS. Disana tangan haura dibersihkan cairan infus (NaCl) dan dioleskan salep bernazin, sepintas aku lihat hanya ada beberapa bagian saja yang melepuh tapi itu pun cukup membuat aku lemas melihat tangan haura.

Tapi pada saat shubuh kulit jari2 haura ikut melepuh juga

Hatiku benar-benar hancur melihatnya, semenjak malam aku hanya tidur 1 jam bergantian dengan hubby untuk menjaga haura. Saat semalam pun baru pertama kalinya aku melihat hubby menangis tersedu-sedu disamping haura.

AKhirnya pagi harinya kami memutuskan untuk pergi ke dr. Y dia adalah dokter yang memeriksa haura saat haura sakit panas, batuk, pilek dan mencret sebelumnya. Kami ingin mngecek keadaan haura karena semalam hanya ditangani dokter jaga dan diberikan obat antibiotik yang kami takutkan obat2an tersebut tidak boleh digunakan berbarengan. AKhirnya setelah diberitahu teman kantor hubby bahwa pernah berobat ke rumah dr.Y maka kami mendatangi rumahnya.

Tapi apa yang terjadi ? dr. Y tidak mau keluar dari rumahnya malah suami nya yang menemui kami.

suami dr. Y : "Maaf .. dr. Y hanya dibayar per jam oleh PT. BC" *mungkin karena melihat hubby memakai seragam kantor maknya langsung berkata seperti itu*

hubby : " Saya mohon pak, tolong lihat kondisi anak saya. Tangnnya melepuh."

suami dr.Y : "sekali lagi saya bilang dr.Y hanya dibayar per jam oleh PT.BC. Kenapa gak ke klinik atau rumah sakit aja sih?"

hubby : "Sebelumnya kami berobat ke dr.Y dan tadi malam kami sudah ke rumah sakit dan diberi obat ontibiotik. Kami hanya ingin menanyakan apakah aman diberikan jika berbarengan dengan obat yang dr. Y berikan. Kalau masalah pembayaran saya akan bayar cash tidak pakai surat rujukan kantor, bapak minta berapa saya akan berikan asalkan saya mohon anak saya diperiksa oleh dr, Y"

suami dr Y : "Ya diminumkan saja obatnya pak".

Benasr2 tidak ada perasaan sama sekali, apakah memang tidak terketuk hati nurani dr. Y dan suaminya itu!! BUkannya profesi dokter itu membantu masyarakat apa hanya karena uang semua bisa berubah begitu saja?? dimana kode etik seorang dokter ???? Hubby sempat berfikir bahwa suami drY ini dokter juga makanya dia bisa memberikan saran seperti itu tapi ternyata hari ini kami beru tahu kalau dia bukan dokter.. ughhh!!!

AKhirnya kami kembali ke rumah dengan tangan hampa, ajaibnya haura tidak rewel sama sekali. Hubby pun pergi ke kantor seperti biasa. Belum selesai kepanikan kami tiba2 dr Y melaporkan hubby ke bag HRD kalau hubby marah2 di rumahnya. Astghfirullah padahal sama sekali tidak yang ada aku sampai memohon-mohon dan menangis di hadapan suami dr. Y.

Akhirnya setelah mencari infokesana kemari  siang hari kami menemukan dokter anak yang mau menangani haura, Haura diberikan obat antibiotik yang lain lagi dan tetap memakai salep yang sudah diberikan UGD.

Besok harinya, shubuh sekali kami pergi ke UGD RS untuk memerban tangan haura krn kami akan pergi ke jakarta seperti rencana semula. Sesampainya di jkt kami langsung menuju RS Hermina dan sesampainya disana dokter anak sudah tidak mau menangani tangan haura langsung kami dirujuk ke dokter bedah plastik krn tangan haura sudah kontraktur. Setelah bertemu dengan dokter bedah akhirnya diputuskan malam ini haura harus dioperasi dan harus langsung puasa . Rasanya jantungku mo copot mom, air mata yang menetes di pipi ini sudah tidak bisa dihitung lagi volumenya, hatiku benar2 hancur melihat kondisi haura.

Setelah bernegosisasi dengan dr,bedah akhirnya diputuskan pukul 06 pagi haura dioperasi dengan pertimbangan kami baru saja datang dari berau (bahkan kami tidak sempat pulang ke rumah orang tua) dan malamnya langsung menginap di RS.

Besok harinya saat haura akan dibius aku mengantarkannya ke meja operasi, aku menguatkan diriku agar tidak pingsan saat itu. Haura meronta2 dan sesaat kemudian tubuhnya terkulai lemas krn obat bius.  

Alhamdulillah penanganan luka bakar haura baik dan tidak sampai 10 hari lukanya sudah kering. Jari kelingking yang tadinya diperkirakan akan kaku juga dari hari ke hari semakin normal.

Tepat 10 hari setelah Haura dioperasi dan bertepatan juga dengan ulang tahun pernikahan kami, aku dinyatakan hamil 7 minggu. Betapa bahagianya kami dan itu merupakan kado terindah buat kami bertiga...ya.. haura mau punya adik.. tapi baru 1 minggu kami merasakan kebahagiaan kehadiran si jabang bayi aku pun harus rela kehilangannya. Aku mengalami pendarahan dan keguguran sehingga harus dikuret.

Banyak pelajaran yang kami ambil dari semua kejadian itu.  Membuat kami lebih berhati-hati, lebih kuat+ sabar menghadapi cobaan, berusaha berpositive thinking dan lebih mendekatkan diri PADA 4JJ SWT

Ini foto haura 4 hari yang lalu, bekas luka bakar di tangan kanannya sudah mulai samar.

Aku juga ingin mengucapkan trimkasih utk MPers yang telah mensupport aku pada saat kejadian, yang telah mau mendengarkan keluh kesahku. Special thnx 2 Mama Kenzie (ibu hemat) & Mama Darrel (yang mengalami luka bakar juga).

Tuesday, April 21, 2009

H-4 dan Haura demam tinggi

Masih ingat kan Haura sakit waktu tanggal 17 kemarin ? Pada saat itu sakitnya pilek dan demam 38 C aku hanya balur badannya pakai bwg merah parut+minyak telon dan minum kunyit diparut+madu dan alhamdulillah kemarin sudah baikan. Haura sempat ke acara birthday party nya Vito (teman di komplek sini) dan yang aku sesali anak2 yang hadir di acara itu aku perhatikan sakit pilek dan batuk . Acara juga baru selesai jam 11.30 WITA dan cuaca lagi panassssss banget mana rumahnya jauh dan Haura naik sepeda jadinya kepanasan deh. Sesampainya di rumah langsung tidur pulas krn kecapaian. Malamnya Haura nganterin aku ke dokter kandungan dan baru dapat giliran jam 21.30WITA padahal kita antri dari jam 20.00WITA dan lagi2 udara panassss banget.

Tadi pagi Haura masih biasa aja tapi setelah tidur siang aku ngerasa badannya panas dan benar saja suhunya 38.1 C. Aku belum beri obat badannya ahanya aku balur dengan bwg merah+minyak telon, tapi makin lama suhunya makin naik sampai 39.5 C. Pilek dan batuknya pun jadi tambah parah, sore harinya Haura mencret sampai 5x. AKhirnya kami pergi ke dokter dan aku minta jangan diberi antibiotik dulu krn selama Haura sakit belum pernah diberi obat apapun. Haura diberi obat sanmol, triaminic dan nifudiar, lagi2 aku lupa kalau Haura belum bisa minum obat sirup walhasil semua makanannya muntah padahal hari ini Haura hanya makan sedikiiiiiiiiiit sekali . Rencananya besok kami mau minta obat yang drops aja deh...

Mudah2an Haura cepat sehat kembali karena tanggal 25 kami akan pergi ke Jakarta walaupun hanya turun naik 2 pesawat tapi perjalanannya cukup melelahkan...

Haura cepat sembuh yaaa...Mama yakin anak mama sehat dan kuat !!!  

Thursday, April 16, 2009

Sakit tapi Lincah

Sudah 2 hari Haura pilek, badannya anget, kalo lagi lemesnya datang kasiannn banget liatnya ... Yang paling gak tega pas malemnya itu loh.. Hidungnya mampet sampe haura gak bisa nafas tapi matanya ngantuk ughhh jadinya rewel gak jelas mesti digimanain...

Agak serba salah juga sih, klo AC dimatiin hauranya kepanasan dan suhu badannya tambah panas, klo pake AC kasian pileknya.. hhuuhuhu...

Lihat aja mukanya yang tak berdaya itu hehe

Tapi itu hanya berlangsung semalem , siangnyaaaa dah gak bisa diem lagi ... Liat aja tuh kelakuannya boggie walkernya malah dinaikin bukannya didudukin  ck..ck..ck.. gak keliatan klo lagi demam ...

Sore tadi Haura maknnya banyakk banget sampe senge liatnya tapi ehhh baru aja selesai makan dimuntahin semuanyaaaaaaaa  huhu Sekarang dah bobo tuh padahal masih jam 7 malam , kecapean kali yaaa gara2 muntah...

Cepet sembuh ya sayaanggg......

Thursday, April 9, 2009

curhat ahhhhh........."Pak X"

Selama 2 hari ini kami baru saja menghadiri acara makan-makan teman2nya hubby yang resign dan yang diangkat menjadi karayawan tetap *lumayan 2 hari gak masak&makan gratis* PLAKKK *dasar eboebo, paling seneng  klo gratisan* hehehe

Nah yang hari kemarin sih aku merasa biasa aja karena rumah makannya sempit jadi semua orang berkumpul di suatu tempat malah terkesan crowded banget yahh hasilnya gak sempet deh cicicuitcicicuit ma eboebo yang lain

Hmm.. yang hari ini nih kayanya ada sesuatu yang menggelitik penglihatanku. Awalnya sih biasa, saat datang kami mengucapkan selamat sama yang punya 'hajatan', nah setelah semakin banyak tamu yang datang. Akhirnya mataku tertuju pada seseorang yang menurut hubby levelnya itu sudah manager, aku perhatkan dia hanya duduk sendirian mengangkat kaki dan memandang sinis pada beberapa orang yang sedang berkumpul (hubby&teman2nya) dan tidak mau berbaur. Dari tingkah laku dan perkataannya.. ugh .. bossy banget *gmana sih nulisnya , kayanya salah deh nulis bossynya..maap..*, pantes aja gak heran banyak yang gak suka ma si bos yang satu itu (aku pernah dengar beberapa selentingan ttg si bos itu). Semakin malam semakin banyak tamu-tamu yang datang dan aku perhatikan lagi si bos yang satu itu hanya mau ngobrol dengan yang se'level' atau di atas nya... sombong nya !! Sampai akhirnya kami pulang dan mengalirlah obrolan dengan hubby..

A : "Pap, si PAk X (sebut saja namanya X) itu emang gitu ya?"

H : "Gitu gmana maksudnya?"

A : "Ngerasa bos banget ya? mpe gak mau gabung ma yang level di bawahnya dia?"

H : "Hmm.. tau yaaa ? kayanya sih gitu" *biasa, hubby orangnya cuek kadang malah gak ngeh kalau disindir orang*hehe

A : "Sama aku & Haura juga gmanaa gitu pas liat gak kaya Bapak2 yang lain, gak ada basa-basinya. Trus tadi aku lihat waktu dia ngelihat ke arah 'anak-anak' *maksudnya temen2 hubby kayanya ngeremehin & sinis banget seolah2 dia berkata 'plis deh , gak level' , gitu Pap"

H : "Itu kan seolah2 ? dia gak ngomong gitu kan? Jangan berasumsi Mam nanti malah jatuhnya su'udzon loh. Mungkin matanya jereng jadi kaya yang sinis" *hubby sambil tertawa*

A : "Emang semua manager disini gitu yaa?"

H : "Ah engga juga, banyak ko yang wise kalau ngobrol juga biasa aja. Mungkin pada sat di kantor konteksnya kan pekerjaan jadi kadang memang menjaga wibawa, tapi kalau suasana di luar kantor mereka asik2 aja tuh. Contoh Pak Y, Pak V, Pak Z dll. Tapi memang banyak yang bilang kalau si Pak X ini sombong banget dan memang dia orangnya pintar, kalau masalah bossy ya mungkin style kepemimpinannya dia. Yaaah kalau dia maunya ngobrol sama yang selevel yaahh biarin aja, kita juga males ko ngobrol ma orang yang kaya itu."

A : "Kanapa ya pap dari awal aku gak suka aja ma si Pak X ituh?"

H : "Ah, gara2 dah denger selentingan2 ttg dia dari awal kali makanya dah sebel duluan. Tak kenal maka tak sayang loh" *tertawa lagi*

A : "Idih cape deh pap, jadi inget waktu masi kerja. Kayanya yang model kaya gitu gak ada deh. Semua Manager bahkan sampai direktur di tempatku orangnya baik-baik. Kadang mereka makan siang di tempat yang sama dengan kita, kalau engga nunggu waktu istirahat dateng ke ruangan kita hanya sekedar ngobrol-ngobrol atau becanda-becanda"

H : "Jadi mau kerja lagi nih?"

A : "Ya engga, cuma keingetan aja pap. Eh, Pap kalo si Pak X itu macem2 ma Papa bilang ma aku yaa?"

H : " Macem2 gmana sih mam maksudnya?"

A : "Ya, kalo dia nyindir2 atau ngomong nyelekit ma Papap"

H : "gak mungkin lah, lagian emang kalo nanti aku ngomong mama mau ngapain?"

A : "Aku mo bilang jangan macem2 ma Pak Bowo, gak liat nih istrinya sapa?" hehe

H : "Iya istrinya mantan preman kopo!!" *hubby ketawa puas* dan aku cubit peyut ndutnya hubby sampai dia kesakitan...hehe

Tidak terasa kami sudah sampai di rumah dan obrolan pun selesai