Sudah masuk hari ke-6 di bulan Ramadhan dan alhamdulillah banyak pelajaran yang aku ambil untuk menguji kesabaranku
Malam Senin kemarin haura demam mpe 39.5 C, semalaman kami berdua begadang untuk menjaga haura . Pada saat panasnya tinggi aku buka seluruh pakaiannya lalu membasuhnya dengan air hangat seperi saran dokter agar suhu badannya turun dan paginya alhamdulillah sudah 38 C. Karena semalaman bagadang dan haura mogok makan aku putuskan untuk tidak berpuasa dulu krn dengan tidak mau makannya haura otomastis dia kan sering mimi dan kondisi badanku tidak memungkinkan untuk itu mengingat riwayat kadar gula darahku yang sering tiba2 ngedrop huwaaaaaaaa habis sahur aku tidur lagi dan pagi itu aku kesiangan bangun krn hubby gak tega membangunkanku akhirnya pergi ke kantor tanpa disiapkan baju& tetekbengek lainnya *maafkan aku ya pap*
Jam dinding menunjukkan waktu 07.30 WITA akhirnya ku putuskan untuk menyeka badan haura dan menggantikan baju/tidak mandi. akhirnya krn aku bangun kesiangan jadi sibuk sendiri deh.. nyiapin makan haura *walopun akhirnya gak dimakan juga*, cuci baju, nyapu& ngepel lantai... sepp 08.30 semua beressssssss.. dan seperti biasa datanglah tukang sayur.
Masih dengan badan yang lelah aku keluar ke depan rumah untuk belanja di tukang sayur yang lewat itu, haura aku suruh duduk di teras rumah *asalkan lihat ku dia cuma duduk saja sambil pegang mainannya*
Mrs. X : "Loh hauranya ko ditinggal di teras?"
Aku : "Iya bu, biarin aja takut nularin ma anak2 yang lain, semalem baru demam." dan tiba2 dong si tukang sayur itu ngomong
Tkg sayur : "Knapa lagi Haura ? Kayanya sakit terus yang kejepit lah yang kena air panas lah" sambil tertawa dan diikuti tertawaan Mrs. X yang puas.
Mrs X : "iya nih, nanti2 apa lagi yaaa."
Astaghfirullah ...DEG *tiba2 dadaku sesak seperti tertimpa batu besar* dan aku hanya bisa terdiam, ntuk mengendalikan emosi aku kembali ke rumah dengan alasan ambil uang. Aku minum banyak2 air putih untuk menenngkan diri krn pada saat itu aku tidak puasa. Semenjak aku datang haura sudah lebih dari 3x jadi bulan2an tkg sayur & Mrs.X dan entah kenapa yang biasanya aku bisa cuek, nelan ludah bahkan pura2 gak denger saat itu ko rasanya aku dah cape diperlakukan seperti itu atau aku yang sedang lelah krn begadang dan sensitif saja yaa??
Pada saat kembali untuk membayar tiba2 entah ada dorongan darimana tba2 aku bicara seperti ini
"Paklek(sebutan untuk tukang sayur), maaf saya gak suka paklek bicara kaya gitu tentang haura, sudah sering juga paklek dan Mrs.X menjadikan kejadian yang menimpa kami sebagai bahan becandaan atau bahan gosip saat waktu berbelanja dan jujur saya gak suka kadang saya sedih mendengarnya. Haura kejepit, haura kena air panas itu kecelakaan, saya bukan orang gila yang dengan sengaja mencelakai anak sendiri. Saya tau saya salah tapi apa harus jadi bahan ejekan semua kejadian yang menimpa saya , itu semua musibah. Saya mohon jangan jadikan kejadian yang menimpa haura, bekas luka haura sebagai bahan becandaan, tapi kalaupun masih mau dijadikan juga silahkan itu hak paklek tapi saya mohon sekali lagi jangan di depan saya."
Tiba2 tukang sayur itu hanya terdiam, mungkin tidak menyangka aku akan berbicara seperti itu krn selama ini aku hanya diam, sayang Mrs.X tidak ada sehingga dia tidak tahu apa yang aku katakan waktu itu kalau harus mengulang lagi kayanya gak bisa :)hehe AKu saja bingung entah kekuatan darimana aku bisa bicara seperti ituc.
Ada juga Salah satu kejadian yang membuat aku kesal saat pertma kalinya aku belanja sayur setibanya di Berau setelah pemulihan kondisi haura
Tkg sayur : "Mana tangan haura yang kena air panas"
Dalam hati aku berpikir nih tukang sayur tau darimana dan pasti dong Mrs.X krn pada saat haura kejadian tidak ada 1 orang pun yang mengetahuinya krn kami langsung terbang ke jkt. Salah satu sahabat terdekatku disana pun tidak aku beritahu tapi tiba2 sahabatku ini selang 4 hari menelpon ku "Jul, haura kena air panas ya ? ko gak cerita? " lah ku kaget ko bisa tau pas ku tanya kata sapa "Mrs.X!" lagi-lagi dia... ckckck,,,,,, "Iya jul, dia tadi ngomong depan ibu2 trus dia tanya ama aku, aku bilang gak tau dan emang gak tau kan lo gak cerita. Nah trus lo jadi bahan omongan deh disini makanya kaget banget pas pergi lo gak cerita apa2"
Mrs X : "Iya mana tangan haura yang kena air panas mana juga yang bekas kejepit kemaren"
Mrs. Z : "Emang haura kena air panas ? kapan ?"
Mrs. X "Masa gak tau sih bu, makanya dong sering keluar rumah jadi aj agak tahu info2" *sambil tertawa*
Aku hanya terdiam sambil ngomong "Tangan kanan yang kena air panas"
Tkg sayur : "Waktu itu yang kejepit tangan kiri yaa? cuma 2 jari kan atau mau dikumplitin 5-5nya ?" *sambil tertawa*
Aku : "Iya tangan kiri" *sambil pura2 memilih sayur padahal pikiranku dah ngeblank
Mrs. X : " Ya ampun, tangan kiri udah tangan kanan udah ,,, nnati2 kaki kiri dan kaki kanan nih kayanya atau mo apa lagi bu biar sekalian??"
Astaghfirullah menurutku benar2 perkataan yang tidak panatas kalopun mau disebut sebagai 'bacanda' untuk seorang yang 'taat' seperti dia.
Mrs Z : "Sabar ya mama haura, semua itu musibah mana ada orang tua yang mau menyakiti anaknya.Semoga gak terulang lagi ya, cuku p yang kemarin2 saja, harusnya kita mendoakan supaya haura cepat sehat dan pulih ya bu"
Perkataan Mrs.Z cukup menyejukkan hatiku dan kejadian itu berulang bahwa mereka menjadikan aku bahan obrolan di hadapan mukaku sendiri.
Moms, semua yang mereka lakukan itu wajar yaaa ?? Karena akunya yang terlalu sensitif jadinya yang aku rasakan seperti ini ?? Yang aku rasakan ini terlalu berlebihan yaaa ?
Aku mencoba berpikir positif kalau semua ini hanya sebagian kecil dari ujian Allah untuk menguji kesabaranku, atau bisa juga menjadikannya pahala membuat 'mereka' tertawa senang dengan manjadikan musibah yang kami lalui sebagai becandaan.
Apa rasanya ibu-ibu lain yang mempunyai 'anak yang istimewa' yaaa... sepertinya aku harus banyak belajar dari mereka sehingga membuat aku bisa menjadi lebih kuat lagi... Salute 4 u moms :)
Ya Allah... Maafkanlah hambamu ini yang hanya bisa mengeluh ....Berikanlah kesabaran pada hambamu ini , aku hanyalah seseorang yang sedang berusaha untuk menjadi ibu, istri, anak dan umat yang baik di hadapanmu :)
Noted : untuk pembaca setia MPku *GR banget, emang ada ya ?* :)hehe Mrs.X itu =ibu 'yang tidak bisa disebutkan namanya' alias Miss JIplak kalo kata mama azri mah hihi, sebenernya 1 orang itu aja tuh yang bikin rusuh dunia persilatan eh maksudnya per'ibu2'an